Dalam Ikhtiar yang Begitu Volatile
Di usia segini ini, belakangan saya malah ketemu dengan hal-hal yang serba di-sugar coated. Kerja keras seseorang jadi komoditas visual biar kelihatan, semua usaha yang “bekerja dalam sunyi” rasanya kalau tidak tampak oleh orang banyak, jarang diapresiasi. Semua tentang bagaimana agar usaha itu mudah ditepuk tangani. Media sosial, iklan, dan narasi yang memotivasi umat manusia agar bekerja seratus kali lebih keras tampil dalam bentuk konten dan validasi. Padahal bagi banyak orang—kami yang hidup tanpa privilese, ikhtiar ini tak pernah menemukan bentuk yang kukuh. Ikhtiar yang harus dijalani penuh risiko, tidak linear, dan sering kali gagal bukan karena kurang usaha, tetapi karena banyak hal tidak berpihak secara struktural. Pada sebuah konstelasi ruang publik hari gini, kita hidup di tengah simulakra: bentuk representasi yang menggantikan realitas senyata-nyatanya. Foto-foto yang diambil untuk memperlihatkan kisah sukses (pencapaian, pernikahan yang bahagia, pres...